Have an account?

Selasa, 23 Maret 2010

KOLEKSI RELIEF SEJARAH PERJUANGAN

Koleksi berupa relief ini secara kronologis menceritakan peristiwa sejarah sejak dari masa lahirnya Budi Utomo sampai dengan masa bersatunya lagi pemerintahan RI yaitu dengan terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun 1950. Adapun peristiwa-peristiwa yang divisualisasikan itu antara lain seperti lahirnya Budi utomo tanggal 20 Mei 1908, Lahirnya Sarikat Dagang Islam, Lahirnya Muhammadiyah, Indische Partij, Partai Nasional Indonesia, Permufakatan perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia, Kongres Pemuda tahun 1928, Kongres Wanita, Munculnya GAPI, Perang Dunia II, Penindasan Jepang. Kemudian dilanjutkannya sampai dengan pengakuan kedaulatan. Untuk lebih jelasnya dapat disimak langsung seperti di bawah ini.

1. Lahirnya Budi Utomo (20 Mei 1920) Di Yogyakarta

Budi Utomo merupakan titik pangkal adanya kesadaran bangsa terhadap kepincangan yang memang selalu dipelihara oleh pemerintah penjajah. Budi Utomo merupakan Modern pertama yang bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial budaya. Lapangan ini dipilih karena mayoritas dari anggota BU adalah para priyayi Jawa. Adapun usaha yang dilakukan adalah memberi bimbingan demi kemajaun rakyat tahun 1908 dengan menertibkan majalah “Retno Dumilah” dalam bahasa Melayu / Jawa.

2. Lahirnya Sarekat Dagang Islam tahun 1912

Merupakan sarekat para pedagang untuk membela kepentingan rakyat jelata dari cengkraman pedagang non pribumi (Cina). SDI kemudian menjadi SI kemudian PSII. Tokoh pendiri SDI adalah H. Samanhudi dan HOS Cokroaminoto.

3. Lahirnya Indische Partij di Bandung 25 Desember 1912

Partai ini didirikan oleh Dr.E.F.E Doewes Dekker, Cipto Mangunkusumo dan Ki Hadjar Dewantoro. Adapun tujuan dari pendirian organisasi ini merupakan pembangunan bagi semangat kebangsaan Indonesia. Karena kretik-keritik yang keras dari Indische Partij terhadap pemerintah belanda maka organisasi ini di bubarkan.

4. Lahirnya Muhammadiyah di Yogyakartan

Organisasi Muhammadiyah didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan, dan KH. Mansyur. Merupakan gerakan sosial kultural Islam dengan tujuan peningkatan penghayatan terhadap ajaran Islam, membangun rumah-rumah sosial / ibadah, menampung anak-anak yatim piatu.

5. Lahirnya Tamansiswa

Tamansiswa didirikan oleh Ki Hajar Dewantoro tahun 1922 merupakan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan yang bertumpu kepada sistem pendidikan bangsa Indonesia dengan dasar kebudayaan bangsa.

6. Perlawanan Rakyat di Jawa dan tempat lain

Perlawanan yang terjadi sekitar tahun 1926/1927 yang mengakibatkan para pemimpin di buang ke Digul dan Tanah Merah Irianjaya.

7. Lahirnya PNI

Karena tindakan organisasi-organisasi menjadi radikal serta pemberontak tahun 1926 terhadap Belanda, organisasi pergerakan banyak yang berantakan. Untuk mengatasi krisis politi itu maka muncul PNI. Di bawah kepemimpinan Ir. Soekarno organisasi ini kemudian memiliki banyak anggota.

8. Permufakatan perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia

PPPKI adalah Permufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia tanggal 17 Desember 1927 adalah wadah untuk menghimpun kan nasional yang beranika paham dan pendapat. Oragnisasi ini terbentuk dari hasil kesepakatan Kongres Pemuda 1 tahun 1926 di Yogyakarta yang intinya akan dibentuk satu organisasi yang merupakan afiliasi seluruh organisasi yang ada.

9. Kongres Pemuda II di Jakarta

Kongres menghasilkan Sumpah pemuda dan mengesahkan lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan Juga Bendera Merah Putih sebagai bendera Negara. Dengan demikian Kongres Pemuda II merupakan modal dasar untuk berdirinya sebuah Negara yaitu Bangsa, air, Bahasa, Bendera, dan Lagu kebangsaan.

10. Kongres Wanita Indonesia 1928

Kongres Wanita Indonesia tanggal 22 s/d 25 Desember 1928 dibawah pimpinan Ny. Suyantin Kartowiyono. Tujuannya untuk meneruskan cita-cita Ibu Kartini yaitu mendudukkan kaum wanita sejajar dengan pria. Untuk mengenang Kongres itu maka sampai sekarang tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu.

11. Lahirnya GAPI Tahun 1939.

GAPI berusaha untuk mempersatukan partai-partai politik di Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan. Sebab perjuangan yang dilakukan oleh satu partai saja tidak mampu melawan tekanan Belanda dan selalu kalah. Upaya itu dilakukan setelah PPPKI mengalami kemunduran dan dengan semakin nampaknya gejala pecah perang dunia II tahun 1939.

12. Perang Dunia II

Perang Dunia II meletus pada tahun 1939. di Asia ditandai dengan munculnya kekuatan baru Jepang denagn konsep ATR ingin menguasai Asia. Jepang bergerak dari utara ke selatan sampai Indonesia. Di Indonesia Jepang berusaha mengambil alih kekuasaan di Kalijati pada tangagl 8 Maret 1942.

13. Penindasan Jepang

Pemerintah militer Jepang terkenal dengan kekejamannya. Perlawanan rakyat terhadap penindasan dan kekejaman Jepang muncul di Tasikmalaya, Ach, Indramayu dan Blitar. Kekejaman Jepang terlihat fasilitas lapangan terbang, jembatan, gua persembunyian dan fasilitas militer lainnya.

14. Jepang Menyerah Kepada Sekutu

Bom atom dijatuhkan oleh Sekutu di Nagasaki dan Hiroshima pada tanggal 6 dan 14 Agustus 1945 untuk mengakhiri perang dunia II. Akhirnya Jepang pada tanggal 14 Agustus 1945 menyerah kepada tentara Sekutu. Bangsa Indonesia tidak menyia-nyiakan peristiwa itu untuk kemudian dimanfaatkan untuk memproklamasikan kemerdekaan.

15. Proklamasi Kemerdekaan

Proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 dilakukan di Pengangsaan Timur 56 Jakarta setelah melalui perdebatan karena perbedaan pendapat antara golongan pemuda dan golongan tua yang diakhiri dengan penculikan Soekarno Hatta ke Rengasdengklok. Bung Karno membacakan teks proklamasi di Pegangsaan Timur 56 Jakarta dalam suasana haru.

16. Gema Proklamasi

Gema Proklamasi kemerdekaan sampai di seluruh tanah air dan memperolah sambutan meriah dari rakyat Indonesia. Di daerah daerah muncul penyambutan proklamasi dengan caranya masing-masing. Di Stadion Ikatan Atletik Djakarta (Ikada) diselenggarakan rapat umum mendukung proklamasi dengan penjagaan ketat dari tentara Jepang.

17. Konsolidasi Kekuasaan

Proklamasi Kemerdekaan yang telah dikumandangkan disambut dengan gerakan pengambilalihan kekuasaan dan senjata dari tentara Jepang oleh rakyat Indonesia yang di pelopori pemuda. Hal itu dialkukan dengan cara damai maupun secara kekerasan.

18. Insiden Bendera Tunjungan

Pada tanggal 19 September 1945 di Hotel Yamato Surabaya sekelompok pemuda rakyat bersatu menguasai hotel untuk kemudian menurunkan Bendera Tri Warna Belanda diganti dengan Sang Merah Putih. Dalam inseden ini banyak menelan korban dari piah tentara kita mampu dari pihak Belanda.

19. Pembentukan TKR

Sebagai sebuah Negara yang sedang merdeka sangat deperlukan adanya tentara. Oleh karena itu dibentuklah Tentara Keamanan Rakyat dapa tanggal 5 Oktober 1945. TKR merupakan hasil peleburan dari Heiho, Peta, KNIL dan laskar-laskar perjuangan Komando tertinggi dibawah pimpinan Jenderal Soederman dan Letjen Oerip Soemodihardjo.

20. Kongres Pemuda Indonesia 1945

Kongres Pemuda Indonesia 1 di adakan di Yogyakarta pada atnggal 10 November 1945 di Gedung Seni Sono (sekarang menyatu dengan Gedung Agung). Kongres ini dihadiri dari perwakilan pemuda seluruh Indonesia dan dibuka presiden Soekarno dengan rapat Akbar di alun-alun Utara Yogyakarta. Hari itu bertepatan dengan peristiwa pertempuran Surabaya.

21. Sidang 1 Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat

Untuk pertama kalinya BPKNIP sebagai badan pengganti tugas MPR sebelum MPR terbentuk mengadakan sidang pada tangal 28 Februari 1946 di Solo. Tugas badan ini hanya bersifat sementara menggantikan MPR karena kondisi belum memungkinkan untuk membentuknya. Seluruh kegiatan baru diarahkan kepada usaha mempertahankan kemerdekaan.

22. Perpindahan Ibukota RI ke Yogyakarta

Kondisi keamanan di Jakarta sudah tidak memungkinkan lagi untuk kelancaran penyelenggaraan kenegaran. Oleh kerena itu ibukota RI dipindahkan ke Yogyakarta atas saran dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Perpindahan presiden dan wakil presiden dari Jakarta ke Yogyakarta dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 1946. sebagai kediaman resmi presiden adalah gedung Cokan Kantai atau Istana Negara Yogyakarta sedang wakil presiden menempati bangunan di sebelah utaranya. Sementara kantor-kantor kementrian menggunakan banguan di sekitar daerah Malioboro

23. Perang Puputan di Bali

Perlawanan rakyat Indonesia terhadap Belanda yang masih ingin menguasai kembali Indonesia terjadi dimana-mana. Setiap daerah yang diduduki oleh Belanda selalu mendapat perlawanan dari rakyat setempat. Di Bali terkenal perlawanan yang dilakukan oleh pasukan rakyat yang dipimpin oleh 1 Gusti Ngurah Rai. Dengan semangat membara rakyat Bali berkorban sampai titik darah penghabisan sehingga perang itu disebut Perang Puputan yang artinya perang habis-habisan untuk mempertahankan kemerdekaan.

24. Berdirinya Universitas Gadjah Mada

Pada tanggal 13 Maret 1946 sebagi bukti bahwa rakyat Indonesia telah mampu bernegara dengan bernagai usaha maka didirikanlah Perguruan Gadjah Mada yang merupakan gabungan dari tiga perguruan tinggi di Yogyakarta, Klaten dan Solo. Sri Sultan Hamengku Buwono IX menyediakan tempat Pagelaran Kraton sebagai kampusnya. Perguruan ini merupakan perguruan pertama yang berdiri setelah Indonesia merdeka.

25. Bandung Lautan Api

Sebagai upaya untuk menguasai lagi Indonesia maka Belanda menduduki satu per satu kota-kota besar yang dipimpin oleh Van Mook. Salah satu kota itu adalah Bandung. Namun pendudukan itu menjadikan kemarahan dipihak rakyat Indonesia sehingga muncul perlawanan untuk mempertahankan. Karena Bandung sudah tidak bisa dikuasai lagi oleh para pejuang Indonesia maka satu-satunya jalan adalah membumihanguskan kota Bandung agar tidak dikuasai Belanda.

26. Politik Diplomasi

Politik Diplomasi merupakan bagian dari cara-cara mempertahankan kemerdekaan pada masa awal berdirinya RI. Hal itu dilakukan karena kekuatan tentara kita belum memadai untuk melawan tentara Belanda. Di antaa politik diplomasi itu adalah Pejanjian Linggarjati, Renville, Roem Royen dan KMB. Semuanya sangat membantu dalam perjuangan Indonesia memperoleh kedaulatan.

27. Pengakuan APWI

TNI mendapat kepercayaan dari dunia Internasional melalui PBB untuk mengangkut para tawanan perang baik orang Belanda maupun Jepang dan tentaranya untuk dikembalikan ke negara asalnya. Dalam hal ini TNI membantu mengangkut mereka dari daerah sampai ke Jakarta baik melalui darat, laut mauun udara. Tugas ini merupakan ujian berat bagi negara Indonesia yang baru saja merdeka.

28. Agresi Militer 1

Setelah berhasil mendaratkan pasukannya ke beberapa kota di Indonesia dan kemudian mendapatkan wilayah kekuasaan melalui Perjanjian Linggarjati Belanda kemudian melanggar perjanjian yang telah disepakati itu dengan mengadakan agresi militer yang bertujuan untuk meluaskan wilayah kekuasaan. Agresi Belanda 1 dilakukan pada tanggal 20 Juli 1947.

29. Kongres Kebudayaan

Untuk pertama kali setelah kemerdekaan Indonesia mengadakan Kongres Kebudayaan bertempata di Magelang pada tahun 1948. Walaupun dalam suasana revolusi fisik mempertahankan kemerdekaan dari serbuan tentara Belanda namun lapangan kebudayaan tidak boleh ketingalan. Sehingga pada saat itu hadir para kebudayawan tidak boleh ketinggalan. Sehingga pada saat itu hadir para budayawaan dan seniman seluruh Indonesia untuk berkumpul membahas kebudayaan nasional.

30. Pekan Olah Raga Nasional 1 di Solo

Pekan Olah raga 1 diadakan di surakarta pada tahun 1948. pembukaan dilakukan di Yogyakarta dan dibuka oleh Presiden Soekarno dengan acara jalan massal dari Yogyakarta ke surakarta. Semua aktivitas dilaksanakan di Surakarta. Kegiatan ini terlaksana dengan lancar walawpun dalam suasana revolusi.

31. Agresi Militer Belanda II

Setelah Agresi Militer Belanda pertama berakhir tanggal 4 Agustus 1947 maka dilaksanakan Perjanjian Renville. Namun perjanjian ini justru semakin menguntungkan Belanda. Belanda masih belum puas dan ingin meluaskan wilayahnya lagi sehingga dilakuakn Agresi Militer kedua. Agresi diawali dengan pemboman terhadap lapangan terbang Maguwo dan menangkap para pemimpin Negara. Sehingga presiden Soekarno menunjuk Mr. Syafrudin Prawiranegara untuk menjalankan pemerintahan darurat di Bukit Tinggi Sumatera Barat.

32. Serangan Oemom 1 Maret 1949

Karena adanya agresi militer II Belanda maka Indonesia ganti haluan dalam mempertahankan kemerdekaan yaitu dengan cara perang gerilya. Perang gerilya ini melibatkan seluruh takyat sehingga juga disebut perang semesta. Puncak dari perang gerilya ini adalah serangan dan pendudukan terhadap kota Yogyakarta selama 6 jam pada tanggal 1 Maret 1949. dari peristiwa itu dunia internasional menjadi tahu bahwa Indonesia masih berdiri sehingga mengusulkan resolusi ke PBB untuk mengutuk Belanda dan mengakui kemerdekaan Indonesia.

33. Penarikan Tentara Belanda dari Yogyakarta

Belanda tidak bisa berkutik lagi setelah tidak mendapat dukungan internasional. Sehingga dengan terpaksa Belanda harus mengakui kemerdekaan Indonesia. Sebelumnya harus diadakan perjanjian yaitu Pejanjian Roem Royen dan kemudian disusul perjanjian KMB yang pada intinya merupkan pengakuan terhadap kemerdekaan Indonesia. Belanda harus menarik pasukannya dari Yogyakarta paling lambat tanggal 29 JUni 1949.

34. Para Pemimpin Kembali ke Yogyakarta

Dengan kembalinya kota Yogakarta sebagai ibukota RI maka diikuti pula dengan kembalinya para pamimpin gerilya dan pemimpin negara Mr. Syafrudin yang berada di Bukit Tinggi kembali ke Yogyakarta. Mr. Syafrudin Prawiranegara kemudian menyerahkan mandat PDRI ke Presiden Soekarno.

35. Konferensi Meja Bundar

Pada tanggal 2 November 1949 diadakan Konferensi Meja Bundar di Den Haag Belanda di mana pihak kita diwakili oleh Drs. Moh. Hatta dalam perundingan itu dispakati bahwa Indonesia akan dibentuk pemerintahan Republik Indonesia Serikat. Belanda mengakuai kedaulatan RIS dengan perkecualian Irian barat akan diserahkan satu tahun kemudian.

36. Pengakuan Kedaulatan

Berkat perjuangan bersama antara tentara rakyat dan gerilya serta perjanian-perjanian atau diplomasi maka berhasil pulalah kita mempertahankan negara Proklamasi walaupun harus membayar dengan pengorbanan baik harta belanda, maupun jiwa dari bangsa Indonesia.

37. Terbentuknya Negara Kesatuan RIS

Hasil dari perjanjian KMB adalah pembentukan negara RIS. RIS adalah sebagai media untuk menuruti keinginan Belanda semata karena kemudian RIS inipun dibubarkan dan kembali menajdi negara kesatuan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar